Tidak Lolos Verifikasi, Vaquero Akhirnya Dipulangkan

Kabar tidak lolosnya Cristian Vaquero pada proses verifikasi yang dilakukan PT Liga Indonesia membuat Sriwijaya FC harus segera mencari pemain pengganti. Pemain asal Uruguay tersebut memang harus menerima pil pahit didepak karena dianggap tidak memenuhi persyaratan administrasi klub asal dan jumlah penampilan di kompetisi terakhir.

Namun manajemen PT SOM sendiri mengaku tidak terlalu panik dan sudah menyiapkan sejumlah alternatif pengganti Vaquero. “Sebenarnya saat sebelum Trofe Persija kemarin kami sudah diberitahu mengenai kemungkinan tersebut, namun saat itu kami masih berusaha meyakinkan dan belum mendapat pemberitahuan secara resmi,” ujar sekretaris tim, Ahmad Haris saat dikonfirmasi Selasa (13/1) siang.

Menurutnya, saat ini pihaknya sudah menjalin komunikasi intensif dengan beberapa agen untuk mendatangkan pemain baru sebagai pengganti. “Sudah ada pembicaraan, kita juga beruntung karena kick off ISL dimundurkan. Yang jelas kita menghormati peraturan yang dibuat demi kemajuan kompetisi kedepan, mungkin besok (Rabu-red) Vaquero sudah akan pulang ke negaranya,” tambahnya.

Ditambahkan oleh Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid bahwa pembatalan kontrak memang dapat dilakukan jika sang pemain tidak memenuhi aspek verifikasi PT Liga. “Yang harus diketahui bahwa yang mengajukan verifikasi itu adalah agen pemain, bukan klub. Jadi dalam hal ini, surat yang mengatakan bahwa Vaquero tidak lolos dikeluarkan oleh PSSI kepada agen terlebih dulu, baru diteruskan ke klub yang mengontrak dalam hal ini SFC. Jika tidak lolos tentu akan bermasalah kedepan, misalnya saat pengurusan ITC,” bebernya.

Menurutnya, berdasarkan surat yang diterima pihaknya, Vaquero memang dinyatakan tidak lolos karena bermain di divisi dua Liga Uruguay. “Jadi bukan karena jumlah penampilan, melainkan klub asalnya yang tidak memenuhi persyaratan, PT Liga sendiri memang mengeluarkan beberapa aturan untuk negara asal pemain, ada beberapa tingkatan seperti Brasil yang berbeda dengan Uruguay,” tambahnya

Sementara itu, Nelson Sanchez selaku agen Cristian Vaquero menjelaskan dirinya juga sudah diberitahu mengenai kabar ini dan tengah menyiapkan pemain baru untuk SFC. “Perlu dipahami bahwa kesepakatan atau deal sudah terjadi sebelum munculnya peraturan itu. Jadi tidak ada yang perlu dipersalahkan, kemarin saya juga sudah mencoba menjelaskan ke PT Liga mengenai status negara Uruguay yang memiliki peringkat FIFA tinggi dan berprestasi di dunia,” jelasnya saat dihubungi via telpon Selasa (13/1).

Namun dirinya tidak mempermasalahkan dan langsung fokus mencari pemain baru yang akan kembali ditawarkannya kepada manajemen SFC. “Tentu saya harus bertanggung jawab, saya sudah ada kontak dengan SFC dan mengatakan jika mereka berminat saya akan bawa pemain kembali, tapi saya juga tidak masalah jika SFC mencari pemain lain. Intinya saya tidak lepas tangan dan akan membantu semaksimal mungkin,” tegasnya.

Berdasarkan regulasi yang dikeluarkan PT Liga,, hanya pemain yang berasal dari kompetisi kasta ketiga dua negara yakni Brasil dan Argentina yang bisa secara otomatis lolos bermain di ISL. Selain itu, untuk pemain yang sebelum bermain di Cili, Paraguay, dan Kolombia, minimal bermain di kompetisi kasta kedua. Selain lima negara itu, maka sang pemain sebelumnya harus bermain di kompetisi level tertinggi, termasuk yang berkiprah di kompetisi Uruguay.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments