Follow Us:

RSS

We Are Sriwijaya FC

Launching
comeback
launchpad

Sabtu, 28 Maret 2015

Hasil Pertandingan: Indonesia U-23 5 - 0 Timor Leste U-23

Timnas Indonesia U-23 memulai kualifikasi Piala Asia U-23 dengan gemilang. Melawan Timor Leste di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/3) malam, Garuda Muda menang lima gol tanpa balas.

Mengandalkan para pemain alumni timnas Indonesia U-19, Garuda Muda mampu mendominasi permainan sejak menit awal. Dituntut meraih kemenangan, Evan Dimas dkk langsung menggebrak pertahanan Timor Leste.

Hasilnya, pada menit ke-17 Adam Alis Setyano mampu memecahkan kebuntuan. Sebuah tendangan dari jarak jauh yang dilepaskan Adam Alis tak mampu diantisipasi oleh kiper Timor Leste, Ramos Saozinho Riberio Maxanches.

Unggul satu gol, Garuda Muda semakin bersemangat menggempur pertahanan Timor Leste. Beberapa peluang sendiri mampu diciptakan anak asuh Aji Santoso.

Namun baru pada menit ke-45 Garuda Muda mampu menggandakan kedudukan lewat eksekusi penalti Manahati Lestusen. Penalti tersebut diberikan setelah Muchlis Hadi Ning Syaifullo dilanggar pemain belakang Timor Leste di dalam kotak terlarang. Skor 2-0 menutup jalannya babak pertama.

Di babak kedua timnas U-23 tak mengendurkan serangan mereka. Unggul dua gol tak membuat mereka puas. Pada menit ke-52, giliran Evan Dimas yang mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan manis Muchlis Hadi.

Namun empat menit berselang, Garuda Muda terpaksa harus bermain dengan 10 pemain di sisa pertandingan. Zulfiandi mendapatkan kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran kepada pemain Timor Leste.

Kalah jumlah pemain nyatanya tak mengurangi intensitas serangan Garuda Muda. Anak asuh Aji Santoso ini justru mampu menambah dua gol tambahan. Yang pertama lewat aksi Muchlis Hadi pada menit ke-66 dan tendangan bebas Hansamu Yama pada menit ke-85. Skor akhir pun menjadi 5-0 untuk kemenangan Garuda Muda.

Dengan kemenangan lima gol tanpa balas ini, Indonesia menyamai pencapaian Korea Selatan, yang juga menang 5-0 atas Brunei Darusalam di pertandingan sebelumnya.

Susunan pemain Indonesia U-23 vs Timor Leste U-23:

Timnas Indonesia U-23: M. Natsir; Muhammad Abduh Lestaluhu, Manahati Lestusen (C), Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata; Evan Dimas Darmono, Wawan Pebriyanto, Adam Alis Setyano, Zulfiandi; Ilham Udin Armaiyin, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.

Timor Leste: Ramos Saozinho Ribeiro Maxaches; Raimundo Jose Do Rego Sarmento, Jorge Sabas Victor, Filipe Oliveira, Agostinho; Nidio Octavio Das Dores Neto, Nataniel De Jesus Reis, Juario, Henrique Cruz; Frangcyatma Alves Ima Kefi, Jose Carlos Da Fonseca (C).

Jumat, 27 Maret 2015

Goran Ljubojevic Mulai Terganggu Cedera

Striker Sriwijaya FC (SFC) Goran Ljubojevic mengalami cedera punggung. Kondisi itulah yang menyebabkan bomber asal Kroasia itu tidak maksimal pada turnamen Piala Gubernur Sumsel, akhir pekan lalu.

Gangguan pada punggung Goran berawal saat Laskar Wong Kito menghadapi Martapura FC, Kamis(19/3) lalu. Kemudian cedera itu berlanjut ketika SFC menjalani partai terakhir kontra Semen Padang. "Dia (Goran) baru mengataskan saat latihan pagi tadi (kemarin). Wajar jika dia tidak bisa memberi penampilan terbaik di turnamen kemarin," kata Asisten Pelatih SFC Hartono Ruslan.

Melihat kondisi tersebut, Hartono hanya memberikan materi latihan pagi saja. Karena tim pelatih melihat pemain masih membutuhka recovery setelah menjalani tiga pertandingan dalam tempo enam hari. Mantan asisten Kas Hartadi itu melanjutkan, mereka tak mau mengambil resiko, dengan terus melanjutkan latihan disaat kondisi anak asuhnya lagi didera kelelahan. "Kami lihat kondisi pemain pada latihan pagi ini (kemarin) mereka masih lelah," ungkapnya.

Hartono menjelaskan, sebenarnya pada pekan-pekan terakhir sebelum kompetisi Indonesia Super League (ISL) berjalan, tim pelatih akan mengevaluasi semua hasil yang dicapai Titus “Tibo” Bonai dkk pada tiga pertandingan pramusim tersebut. “Masih ada waktu untuk mendongkrak performa pemain. Kami juga tak mau memaksa dengan kondisi seperti ini,” pungkasnya.

Kick Off ISL Tetap 4 April

PSSI, PT Liga Indonesia dan beberapa perwakilan klub Indonesia Super League 2015 memenuhi undangan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi X DPR RI di Wisma Nusantara I, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/3). Dalam RDPU tersebut, hadir pula BOPI.

Spirit yang terlihat jelas, khususnya dari tanggapan para anggota Komisi X adalah, kick-off Kompetisi ISL 2015 harus dimulai pada 4 April 2015. Dan, tentu saja dengan 18 peserta yang telah bersiap mengikuti kompetisi strata tertinggi di tanah air ini.

"Hari ini Liga datang ke DPR, bersama-sama perwakilan 5 dari 6 klub yang sebelumnya dinyatakan berada di grade D oleh BOPI. Sejak awal, keinginan kami adalah, agar diujung pertemuan ada terobosan yang diperoleh, sehingga PSSI dan Liga bisa menggelar kompetisi dengan semestinya," kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia.

Rapat yang dimulai pukul 16.30 WIB ini sempat mengalami skors pada pukul 18.30. Skors yang awalnya hanya 15 menit, kemudian berkembang menjadi 1,5 jam.

Dan, akhirnya di sesi catatan akhir sidang, Komisi X DPR RI menekankan bahwa kick off ISL 2015 akan digelar pada 4 April 2015, dengan diikuti 18 klub. Namun, ada beberapa catatan, 6 klub yang berada di kategori D, untuk tetap harus memenuhi persyatan yang dimintakan BOPI.

"BOPI memberi toleransi hingga setengah musim. Kepada 6 klub tersebut, membuat komitmen, atau surat pernyataan untuk memenuhi persyaratan, sesuai dengan kekurangannya masing-masing," ungkap pimpinan rapat,  Ir H. M.Ridwan Hisyam.

Seluruh klub yang hadir, dengan disaksikan Pimpinan Komisi X, anggota Komisi X, PSSI, PT Liga dan BOPI, menandatangani surat pernyataan tersebut.

BOPI: Hanya 11 Klub yang Layak Ikuti ISL 2015

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menyebut sudah ada 11 klub yang layak mengikuti gelaran Indonesia Super League 2015 mendatang. Sementara, tujuh klub lain belum memenuhi syarat.

Menurut Ketua Umum BOPI, Noor Aman, sejauh ini mereka merekomendasikan 11 klub layak mengikuti kompetisi ISL 2015. Ada lima klub yang dinyatakan masuk Kategori A, yaitu Semen Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persipura Jayapura.

Selain itu, enam klub lain juga dinyatakan layak dan tinggal melengkapi sejumlah kecil dokumen pendukung, yakni PSM Makassar, Bali United Pusam, Barito Putera, Persiba Balikpapan, Pusamania Borneo FC, dan Persiram Raja Ampat.

"Kami telah laporkan semuanya kepada Menpora. Tentang landasan hukum, proses, maupun hasil verifikasinya," ujar Noor Aman.

"Menpora menyambut baik laporan kami dan meminta BOPI terus bekerja menuntaskan proses verifikasi ini yang sudah dilakukan secara profesional," sambungnya.

Lebih lanjut, BOPI menyatakan masih akan menelusuri tujuh klub yang belum memenuhi syarat. Empat klub sejauh ini belum direkomendasi karena belum menyerahkan laporan pajak tahun 2014 atau tahun-tahun sebelumnya, yaitu Persela Lamongan, Mitra Kukar, Gresik United, dan Perseru Serui.

"Kami akan konsultasikan persoalan ini dengan Direktorat Jenderal Pajak," Sekjen BOPI, Heru Nugroho menjelaskan.

Selain empat klub ini, Pelita Bandung Raya juga belum direkomendasi karena persoalan pajak. Selain itu, PBR pun belum memiliki kontrak dengan stadion di mana mereka akan bermain.

Dua klub lagi yang bermasalah adalah Arema Cronus dan Persebaya Surabaya. Persebaya terkendala dokumen legalitas. Sementara, Arema bermasalah dalam hal legalitas, laporan keuangan, laporan pajak, serta pelunasan gaji pemain musim lalu.

Rabu, 18 Maret 2015

Bendol Panggil Ferdinand di Skuad Garuda


Kapten tim Sriwijaya FC (SFC), Ferdinand Sinaga kembali dipanggil Timnas Indonesia dalam laga ujicoba melawan Kamerun (25/3) dan Myanmar (30/3). Panggilan ini cukup mendapat sorotan karena sikap temperamental dan emosi yang tinggi dimiliki si pemain.

Akibat dari karakter tersebut, pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) 2014 tersebut, sering di cap si bengal.  Terakhir, mantan striker Persib Bandung ini memperkuat Timnas U-23 di ajang Asian Games 2014. Namun saat AFF Cup 2014 di masa kepelatihan Alfred Riedl, Ferdinand tidak lagi dipanggil.

Terlepas dari sorotan tersebut, Pelatih Interim Timnas Indonesia Benny "Bendol" Dollo, justru menyatakan butuh dengan tenaga Ferdinand dalam skuad Garuda. “Saya pilih Ferdinand ke Timnas karena Indonesia butuh dia," ujar Bendol, menyikapi adanya sorotan tersebut.

Menurut Bendol, wajar kalau pemain bola ada yang emosional. Tapi ada juga yang hanya dibesar-besarkan. Karena sejak bersamanya di SFC, Ferdinand menunjukkan perubahan yang signifikan. “Dia pencetak gol terbanyak SFC di pramusim dan dia pemain terbaik ISL 2014. Kita butuh dia untuk membela negara, jadi apa yang harus dipersoalkan," tegasnya.

Bendol menuturkan, perubahan mantan pemain Persib itu terlihat ketika dia memberi kepercayaan sebagai kapten Laskar Wong Kito, bersama Titus Bonay. Lagi pula, dia hanya sebagai pelatih sementara di timnas, untuk kebutuhan dua uji coba 25 - 30 Maret menghadapi Kamerun dan Myanmar. Setelah itu, ia pun tidak mau pusing-pusing lagi, apabila nantinya juga anak asuhnya tidak dipanggil timnas. "Saya sudah berikan empat pilar terbaik di SFC demi Indonesia. Saya juga ditunjuk pelatih sementara saja. Tetapi apabila pascasaya tidak lagi, ada perubahan semuanya bukan kewenangan saya," pungkasnya.

Sriwijaya FC Taklukkan PSPS

Sriwijaya FC mengalahkan PSPS Pekan Baru dengan skor 2-0 pada turnamen pramusim Piala Gubernur Sumatera Selatan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Selasa (17/3/2015).

Dengan hasil tersebut, Laskar Wong Kito berada di puncak klasemen sementara dengan raihan tiga poin. Posisi kedua dan ketiga ditempati Semen Padang dan Martapura FC, yang sama-sama meraih satu poin setelah bermain imbang 1-1.

Di hadapan pendukungnya, Sriwijaya langsung bermain agresif sejak peluit kick-off berbunyi. Pada menit ketujuh, mereka mendapatkan peluang emas melalui sundulan striker anyar asal Kroasia Goran Ljubojevic yang mendapatkan umpan silang Patric Wanggai. Ia yang berada persis di mulut gawang nyaris mencetak gol, andai saja sundulannya tidak melebar dari tiang gawang.

Pada menit berikutnya, dominasi tim tuan rumah semakin terasa, sementara PSPS lebih memilih menumpuk pemain di sektor belakang. Praktis permainan pun berlangsung monoton karena yang berinisiatif menyerang hanya Sriwijaya FC, sementara tim tamu hanya berupaya mencuri peluang untuk menerapkan serangan balik.

Berulang kali diserang tim tuan rumah, akhirnya, pertahanan Laskar Betuah jebol juga pada menit ke-22. Sepakan gelandang Sriwijaya Asri Akbar dari luar kotak penalti tidak dapat dibendung penjaga gawang Adi Chandra. Kedudukan pun berubah 1-0 untuk Laskar Wong Kito dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tim tuan rumah tampil garang. Namun, semangat berlipat ini justru melecut tim lawan untuk mengejar ketinggalan gol. Pada menit ke-58, peluang emas pertama sepanjang pertandingan tercipta bagi PSPS melalui sundulan Andre Abubakar. Beruntung bagi tuan rumah, bola masih melebar dari tiang gawang.

Silih berganti menebar serangan, akhirnya tuan rumah menggandakan keunggulan pada menit ke-80 melalui sepakan keras Ferdinand Sinaga dari dalam kotak penalti. Kedudukan berubah 2-0 untuk Laskar Wong Kito, yang bertahan hingga pertandingan usai.

Pelatih PSPS Philep Hansen Maramic mengatakan sangat bangga atas penampilan anak asuh meski kalah.

"Sriwijaya FC tim penuh bintang, sementara PSPS hanya sekelas tarkam. Bisa menahan, hingga tidak terjadi hujan gol, tentunya itu sangat baik," kata dia.

Sementara, Asisten Pelatih Sriwijaya Hendri Susilo mengatakan salut atas penampilan Laskar Betuah, yang bermain sangat disiplin dan berhasil memberikan tekanan sepanjang pertandingan sehingga Sriwijaya mendapatkan lawan yang sepadan.

"Lantaran lawannya bagus, jadi persoalan yang selama ini jadi masalah yakni penyelesaian akhir jadi masih terlihat. Goran (striker) yang membuang empat hingga lima peluang. Seharusnya pemain pendukung tidak langsung ke dia tapi menekan dulu untuk mengambil momen," kata dia.

Setelah ini, Sriwijaya akan bertemu Martapura (Kalsel), sementara Semen Padang akan bertemu PSPS Pekan Baru pada Kamis (19/3).

Selasa, 10 Maret 2015

Benny Dollo Mengaku Belum Puas

Sriwijaya FC mencatat hasil positif pada laga ujicoba melawan PSBK yang berakhir 1-0 di Stadion Soeprijadi Kota Blitar, Minggu (8/3) malam. Namun pelatih Benny Dolo mengaku belum puas atas kinerja Ferdinand Sinaga dkk. atas kemenangan tersebut. Gol SFC disumbangkan Morimakan Koita pada menit 47.

“Anak-anak terlihat kelelahan pada pertandingan tadi. Kalau fisik capek, otomatis otak pun terpengaruh. Karena kami melakukan perjalanan jauh dari Palembang ke Blitar kemarin. Tapi ini bagus untuk membiasakan diri bagi pemain saat kompetisi ISL nanti dengan jadwal yang padat,” tutur Benny Dolo.

Karena faktor kelelahan itu, Benny Dolo mengungkapkan bila pasukan Wong Kito hanya tujuh puluh persen menjalankan skema permainan yang dirancang tim pelatih. “Anak-anak belum tampil seratus persen. Kelemahan mencolok pada transisi ketika menyerang dan bertahan. Ini harus segera dibenahi senyampang masih banyak waktu sebelum ISL diputar,” ucap Benny Dolo.

Pelatih PSBK Kurnia Patmedi merasa puas, kendati timnya kalah tipis. Kurnia lebih melihat sebutir gol yang bersarang di gawang Laskar Peta karena kelemahan lini belakang.

“Penyakit anak-anak kambuh lagi. Kami sering kebobolan di menit awal akibat konsentrasi yang kurang bagus. Gol seperti ini juga terjadi saat kami ujicoba dengan Arema lalu. Seharusnya saat ada tendangan bebas lini belakang harus cepat kordinasi untuk memperkuat benteng,” kata Kurnia.

Kelemahan lain, lanjut Kurnia Patmedi, mandulnya para penyerang. Fatchul Ichya dkk. punya peluang banyak, namun tak sebutir pun terjadi gol. “Saya masih butuh penyerang yang haus gol. Striker yang ada tak memiliki naluri gol bagus,” ujarnya.

Walikota Blitar M. Samanhudi Anwar yang menyaksikan laga tersebut bisa memaklumi kekalahan PSBK. “Kalah satu gol saya anggap menang. Karena lawan yang dihadapi anak-anak kelasnya jauh di atas PSBK. Kalau kami kebobolan dua gol pun, saya tetap maklum. Tapi bila tim ini diadu dengan sesama klub Divisi Utama, saya yakin PSBK bisa menang,” jelas Samanhudi.

Senin, 09 Maret 2015

Laskar Wong Kito Tantang Laskar Peta

 

Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang. Itu peribahasa yang tepat untuk disandangkan kepada Sriwijaya FC. Pembatalan laga ujicoba kontra Arema Cronus tak membuat Benny Dolo patah arang. Laskar Wong Kito malah mengalihkan latih tandingnya melawan laskar peta julukan dari  klub Divisi Utama, PSBK Kota Blitar. Laga akan dilaksanakan di Stadion Soeprijadi Blitar, Minggu (8/3) malam.

“Pekan ini program saya memang ujicoba luar kandang. Setelah lawan Arema batal, saya pun memilih PSBK untuk ujicoba. Kebetulan jarak Malang-Blitar tak terlalu jauh. Apalagi, PSBK baru bertanding dengan Arema. Kata teman-teman Arema, tim PSBK cukup bagus untuk menguji kekuatan kami,” tutur Benny Dolo.

Pada lawatan ini, Benny Dolo memboyong semua anak asuhnya. Menurut rencana seluruh penggawa Laskar Wong Kito bakal diturunkan. “Semua saya beri kesempatan main. Saya ingin melihat kemajuan anak-anak dalam menyerap program yang sudah dijalani. Kami juga butuh tekanan mental dari penonton Blitar agar para pemain terbiasa dengan teror di kandang lawan,” kata Benny Dolo.

Kurnia Patmedi, pelatih PSBK, senang bukan kepalang dapat ajakan ujicoba tim sekelas SFC. Ini pemanasan kedua bagi Laskar Peta setelah awan pekan ini meladeni Arema Cronus.

“Siapa pun tahu kualitas dan rekor SFC sebagai tim papan atas di ISL. Ini kehormatan dan kebanggaan bagi kami dan publik Kota Blitar. Apalagi di SFC ada bintang timnas seperti Ferdinand Sinaga dan Raphael Maitimo. Mereka juga ditangani pelatih sekaliber Benny Dolo,” ujar Kurnia Patmedi.

Kendati begitu, lanjut Kurnia Patmedi, semua respek itu tak akan menyurutkan semangat tarung pasukannya untuk menghadang Ferdinand Sinaga dkk.

“Kami harus respek dengan semua atribut yang dimiliki SFC. Tapi anak-anak tak boleh silau terhadap label tim tamu. Para pemain malah harus memanfaatkan secara maksimal ujicoba ini. Ini akan jadi pengalaman bagus buat saya sebagai pelatih. Kami akan memberikan perlawanan terbaik kepada SFC. Yang jelas, kami tak mau diremehkan di rumah sendiri,” ucap Kurnia Patmedi.

Rabu, 04 Maret 2015

Kiper Sriwijaya FC Cedera Punggung

Kiper utama Sriwijaya FC, Dian Agus Prasetyo terpaksa harus menepi, akibat mengalami cidera di bagian punggung pada sesi latihan di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Senin (2/3/2015).

Dokter Tim SFC, dr Victor Andrianto mengatakan cedera DAP ini terjadi akibat dia salah jatuh pada saat melompat (jumping), hingga dia merasakan nyeri di bagian punggung. Dari diagnosa sementara, bisa saja kiper berusia 29 tahun itu mengalami gangguan di tulang belakang atau cuma otot atau bisa juga syaratnya.

“DAP masih merasakan nyeri, tapi kita akan tunggu perkembangannya dalam 1x 24 jam dahulu,” katanya, Selasa (3/3/2015).

Menurutnya, sejak kemarin DAP sudah diberikan analgetik atau obat penghilang rasa nyeri dan vitamin syaraf plus ditambahkan dengan therapi yang dilakukan pada malam harinya. Apabila setelah dilakukan observasi 1x24 jam belum ada perubahan, pihaknya akan melanjutkan dengan therapi ultrasound.

"Besok jika tidak ada perubahan baru kita lakukan observasi lanjutan," ujarnya.

6 Stadion Termegah dan Termodern di Pentas ISL 2015

Pentas Indonesia Super League (ISL) tak hanya menyajikan penampilan dari klub-klub besar Tanah Air, tapi juga memamerkan stadion-stadion megah di antero Indonesia.

Berikut daftar enam stadion berkapasitas terbesar pada ajang ISL musim 2015, berdasarkan data yang dilansir dari Wikipedia:

1. Stadion Utama Gelora Bung Karno
Kapasitas: 88.000



Bangunan megah yang dibangun era Presiden Soekarno ini memang menjadi stadion terbesar yang saat ini berada di Tanah Air, memiliki kapasitas maksimal sampai 100.000 orang ketika jaya-jayanya pada tahun 1960-an untuk menggelar Asian Games IV. GBK pun menjadi kandang utama tim nasional Indonesia.

Sekarang, jumlah penonton maksimal sudah dikurangi menjadi sekitar 80.000 orang. Dengan kapasitas yang besar, menjadi stadion yang cocok dengan Persija Jakarta yang memiliki basis suporter besar. Hijrah dari Lebak Bulus pada 2007 dan sejak itu Persija menetap di SUGBK.

2. Stadion Gelora Bung Tomo
Kapasitas: 60.000



Setelah berbagai masalah yang mendera, akhirnya GBT bisa menggelar laga-laga Persebaya Surabaya. Stadion ini merupakan stadion terbesar kedua di Indonesia dan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada 2010. Namun, GBT baru bisa digunakan pada 2013.

Sayang, dualisme yang terjadi dalam tubuh Persebaya membuat Stadion Gelora Bung Tomo tampak lengang selama ISL 2014. Rata-rata yang hadir tak lebih dari 10.000 penonton. Angka jauh dari memuaskan kalau dilihat dari animo Bonek selama ini.

3. Stadion Si Jalak Harupat
Kapasitas: 45.000



Masih belum bisa menggunakan Stadion Bandung Lautan Api, Persib Bandung pun memilih bertahan di Si Jalak Harupat. Meski berjarak cukup jauh dari pusat kota, stadion ini dianggap representatif bagi Persib yang pertandingan kandangnya selalu dibanjiri bobotoh.

Dengan rata-rata penonton mencapai 20.000 penonton setiap pertandingan di Si Jalak Harupat, Persib masih membutuhkan stadion yang sukses menjadi markas angker "Maung Bandung" musim lalu.

4. Stadion Kanjuruhan

Kapasitas: 42.500



Menjadi stadion langganan Arema sejak beberapa musim terakhir. Luberan Aremania pun selalu terlihat di Stadion Kanjuruhan, yang dibuka pada 2004 oleh presiden saat itu, Megawati Soekarnoputri, dalam laga pertama Liga Indonesia antara Arema melawan PSS Sleman.

Sekarang, Kanjuruhan sudah banyak bersolek. Standar rumput sampai fasilitas sekaligus lampu sudah sesuai dengan persyaratan AFC. Sebuah stadion megah kelas Asia.

5. Stadion Gelora Sriwijaya
Kapasitas: 36.000



Stadion megah ini merupakan modal besar Sumatera Selatan ketika mengajukan diri menjadi tuan rumah SEA Games 2011. Sejak itu, stadion yang berada di kompleks olahraga Jakabaring ini selalu jadi langganan pertandingan kelas nasional maupun internasional.

Merupakan kandang setia bagi klub kebesaran Palembang, Sriwijaya FC, sejak 2005 hingga saat ini. Kapasitas yang besar bisa menampung animo tinggi dari tiga kelompok suporter, S-Mania, Singa Mania, dan Sumselmania.

6. Stadion Aji Imbut
Kapasitas: 35.000



Salah satu stadion paling gres dari enam stadion di atas. Diresmikan pada 2009 dan sejak saat itu, Stadion Aji Imbut menjadi markas bagi Mitra Kukar.

Yang menarik dari stadion ini adalah desain konstruksi yang didominasi oleh besi-besi, begitu modern dan tidak biasa jika melihat stadion-stadion Indonesia lainnya.

Selasa, 03 Maret 2015

Kontak Kami

Website ini merupakan blog pribadi yang berisikan tulisan pribadi dan juga tulisan yang diambil dari media nasional terpercaya. Website ini dibuat sebagai media informasi dan aspirasi penulis terhadap perkembangan Sriwijaya FC. Dengan adanya Website ini diharapkan pembaca dapat mendapatkan informasi Sriwijaya FC dari sudut lain yang tentunya akan memperluas wawasan pendukung Sriwijaya FC.

Untuk kerja sama/promosi/iklan silahkan hubungi kami melalui atobelitang@gmail.com

YOGI TRIYANA

 


Nama YOGI TRIYANA
Tempat/Tanggal Lahir BOGOR / 09-07-1994
Tinggi 189
Berat 80
Posisi Goal Keeper
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 1
Nama Punggung YOGI T

A.A NGURAH WAHYU TRISNAJAYA

 


Nama A.A NGURAH WAHYU TRISNAJAYA
Tempat/Tanggal Lahir Denpasar / 28-07-1988
Tinggi 180
Berat 70
Posisi Defender
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 28
Nama Punggung NANAK

RAPHAEL GUILLERMO EDUARDO MAITIMO

 


Nama RAPHAEL GUILLERMO EDUARDO MAITIMO
Tempat/Tanggal Lahir ROTTERDAM / 17-03-1984
Tinggi 181
Berat 73
Posisi Midfielder
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 8
Nama Punggung MAITIMO

WILDANSYAH

 


Nama WILDANSYAH
Tempat/Tanggal Lahir BANDUNG / 03-01-1987
Tinggi 173
Berat 65
Posisi Defender
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 22
Nama Punggung WILDANSYAH

DIAN AGUS PRASETYO

 


Nama DIAN AGUS PRASETYO
Tempat/Tanggal Lahir PONOROGO / 03-08-1985
Tinggi 183
Berat 79
Posisi Goal Keeper
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 33
Nama Punggung DIAN AGUS

FATHUL RACHMAN

 

Nama FATHUL RACHMAN
Tempat/Tanggal Lahir MAKASSAR / 16-08-1984
Tinggi 170
Berat 60
Posisi Defender
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 14
Nama Punggung FATUR


PATRICH STEEV WANGGAI

 


Nama PATRICH STEEV WANGGAI
Tempat/Tanggal Lahir Nabire / 27-06-1988
Tinggi 175
Berat 71
Posisi Midfielder
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 88
Nama Punggung PATRICH

TITUS JHON LONDOUW BONAI

 


Nama TITUS JHON LONDOUW BONAI
Tempat/Tanggal Lahir JAYAPURA / 04-03-1989
Tinggi 169
Berat 67
Posisi Forward
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 25
Nama Punggung TIBO

FERDINAN ALFRED

 


Nama FERDINAN ALFRED
Tempat/Tanggal Lahir BENGKULU / 18-09-1988
Tinggi 170
Berat 65
Posisi Forward
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 17
Nama Punggung FERDINAN

RIZSKY DWI RAMADHANA

 


Nama RIZSKY DWI RAMADHANA
Tempat/Tanggal Lahir PALEMBANG / 07-03-1992
Tinggi 173
Berat 65
Posisi Forward
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 37
Nama Punggung RIZSKY R

YOHANIS NABAR

 


Nama YOHANIS NABAR
Tempat/Tanggal Lahir SENTANI / 14-09-1991
Tinggi 156
Berat 62
Posisi Forward
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 91
Nama Punggung YOHANIS N

ALAN MARTHA

 

Nama ALAN MARTHA
Tempat/Tanggal Lahir PARIAMAN / 22-07-1992
Tinggi 160
Berat 56
Posisi Forward
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 11
Nama Punggung ALAN



ICHSAN KURNIAWAN

 


Nama ICHSAN KURNIAWAN
Tempat/Tanggal Lahir OGAN KOMERING ULU / 24-12-1995
Tinggi 169
Berat 69
Posisi Midfielder
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 24
Nama Punggung ICHSAN K

HAFIT IBRAHIM

 

Nama HAFIT IBRAHIM
Tempat/Tanggal Lahir JAKARTA / 12-05-1993
Tinggi 170
Berat 68
Posisi Midfielder
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 15
Nama Punggung HAFIT I


SYAKIR

 


Nama SYAKIR
Tempat/Tanggal Lahir PANTE GURAH / 30-09-1992
Tinggi 169
Berat 67
Posisi Midfielder
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 92
Nama Punggung SYAKIR

ASRI AKBAR

 


Nama ASRI AKBAR
Tempat/Tanggal Lahir BAJENG / 29-01-1984
Tinggi 169
Berat 69
Posisi Midfielder
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 6
Nama Punggung ASRI.A

JEKI ARISANDI


Nama JEKI ARISANDI
Tempat/Tanggal Lahir PALEMBANG / 30-11-1990
Tinggi 173
Berat 71
Posisi Defender
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 30
Nama Punggung JECKY AS

RISHADI FAUZI

 


Nama RISHADI FAUZI
Tempat/Tanggal Lahir TANGERANG / 04-07-1990
Tinggi 183
Berat 80
Posisi Defender
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 18
Nama Punggung R FAUZI

ABDOULAYE YOUSSOUF MAIGA

 

Nama ABDOULAYE YOUSSOUF MAIGA
Tempat/Tanggal Lahir MALI / 20-12-1988
Tinggi 188
Berat 80
Posisi Defender
Negara Mali
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 5
Nama Punggung A MAIGA

TEJA PAKU ALAM

 

Nama TEJA PAKU ALAM
Tempat/Tanggal Lahir SURANTIH / 14-03-1994
Tinggi 176
Berat 71
Posisi Goal Keeper
Negara Indonesia
Klub SRIWIJAYA FC
No Punggung 23
Nama Punggung T PAKU ALAM

Jadwal Terbaru ISL, Sriwijaya FC Sua PBR Dan Semen Padang

Sriwijaya sudah menerima lembaran terbaru  jadwal Indonesia Super League (ISL) 2015 yang di keluarkan oleh LIGA. Dalam jadwal pertandingan yang masih berbentuk draft tersebut,  Laskar Wong Kito tetap kebagian menjalani dua laga perdana home di jaka baring , sama seperti jadwal sebelumnya.

Namun, perubahan ada di calon lawan yang bakal di hadapi oleh ferdinan sinaga and friends. Di draft jadwal terbaru ini, sriwijaya akan menjamu Pelita Bandung Raya pada 4 April 2015 pukul 21.00 wib dan pada 7 april 2015 akan menghadapi Semen Padang, kick off jam 15.30 wib.

Berikutnya untuk dua laga away perdana, sriwijaya akan melawat ke markas PSM makassar pada 11 April 2015 serta di jamu oleh Persiba Balikpapan pada 16 April 2015.

LIGA Indonesia selaku penyelenggara kompetisi , dalam petikan surat elektroniknya menjelaskan bahwa jadwal pertandingan masih berbentuk sementara dan bisa di lakukan perubahan. Dan kepada semua klub peserta di mohon untuk review, termasuk dengan adanya kick off pukul 21.00 ( live malam ) di beberapa kota. Sedangkan review paling lambat akan di tunggu oleh LIGA hingga tanggal 4 maret 2015.

Menyikapi jadwal terbaru ISL yang baru sebatas draft, sriwijaya menyatakan bahwa setidaknya sudah ada panduan terbaru dan klub bisa menyiapkan langkah persiapan selanjutnya,” Ya, kita sudah terima draftnya tapi memang itu belum final dan kita bisa melakukan persiapan sambil menunggu jadwal resmi, paling tidak kita sudah mendapatkan gambarannya,” ujar Faisal Mursyid, sekretaris PT.SOM.

Senin, 02 Maret 2015

Bendol Siap Tangani Timnas Indonesia, SFC Berikan Lampu Hijau

PSSI akhirnya memilih Benny Dollo sebagai Pelatih sementara Timnas Indonesia untuk laga ujicoba FIFA Match Day di akhir bulan Maret ini. Keputusan ini didapat setelah PSSI melakukan rapat pleno dengan Badan Tim Nasional (BTN).

Mengetahui dirinya ditunjuk sebagai pelatih Timnas, Benny Dollo mengatakan disirnya siap menerima jabatan ini.

“Saya sudah diberitahu oleh PSSI dan saya siap menangani Timnas Indonesia. Senang akan penunjukkan ini dan tidak masalah bagi saya,” kata Bendol sapaan akrapnya Benny Dollo.

Pelatih yang juga menangani Tim Sriwijaya FC ini akan menghadapi dua partai uji coba. Salah satunya melawan Kamerun.

Sementara itu Manajer Sriwijaya FC Robert Heri mengaku telah menerima surat resmi dari PSSI atas pemanggilan Pelatih Sriwijaya FC Benny Dollo untuk membesut Timnas Indonesia.

“Kita sudah terima surat resminya, dan kita izinkan sebab ini demi kepentingan Timnas,” ujarnya.

Bendol dipanggil dan sedang dibutuhkan Timnas, sehingga tak ada alasan bagi Sriwijaya FC untuk menahannya.

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Laporkan Penyalahgunaan

Halaman

Mengenai Saya

Entri yang Diunggulkan

Sriwijaya FC Hadapi Pusamania di Semi Final PGK

Sriwijaya FC akhirnya harus puas sebagai runner up Grup B, dengan koleksi 6 poin dari tiga pertandingan. Setelah dilaga terakhir takluk...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *