Laskar Wong Kito Tantang Laskar Peta

 

Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang. Itu peribahasa yang tepat untuk disandangkan kepada Sriwijaya FC. Pembatalan laga ujicoba kontra Arema Cronus tak membuat Benny Dolo patah arang. Laskar Wong Kito malah mengalihkan latih tandingnya melawan laskar peta julukan dari  klub Divisi Utama, PSBK Kota Blitar. Laga akan dilaksanakan di Stadion Soeprijadi Blitar, Minggu (8/3) malam.

“Pekan ini program saya memang ujicoba luar kandang. Setelah lawan Arema batal, saya pun memilih PSBK untuk ujicoba. Kebetulan jarak Malang-Blitar tak terlalu jauh. Apalagi, PSBK baru bertanding dengan Arema. Kata teman-teman Arema, tim PSBK cukup bagus untuk menguji kekuatan kami,” tutur Benny Dolo.

Pada lawatan ini, Benny Dolo memboyong semua anak asuhnya. Menurut rencana seluruh penggawa Laskar Wong Kito bakal diturunkan. “Semua saya beri kesempatan main. Saya ingin melihat kemajuan anak-anak dalam menyerap program yang sudah dijalani. Kami juga butuh tekanan mental dari penonton Blitar agar para pemain terbiasa dengan teror di kandang lawan,” kata Benny Dolo.

Kurnia Patmedi, pelatih PSBK, senang bukan kepalang dapat ajakan ujicoba tim sekelas SFC. Ini pemanasan kedua bagi Laskar Peta setelah awan pekan ini meladeni Arema Cronus.

“Siapa pun tahu kualitas dan rekor SFC sebagai tim papan atas di ISL. Ini kehormatan dan kebanggaan bagi kami dan publik Kota Blitar. Apalagi di SFC ada bintang timnas seperti Ferdinand Sinaga dan Raphael Maitimo. Mereka juga ditangani pelatih sekaliber Benny Dolo,” ujar Kurnia Patmedi.

Kendati begitu, lanjut Kurnia Patmedi, semua respek itu tak akan menyurutkan semangat tarung pasukannya untuk menghadang Ferdinand Sinaga dkk.

“Kami harus respek dengan semua atribut yang dimiliki SFC. Tapi anak-anak tak boleh silau terhadap label tim tamu. Para pemain malah harus memanfaatkan secara maksimal ujicoba ini. Ini akan jadi pengalaman bagus buat saya sebagai pelatih. Kami akan memberikan perlawanan terbaik kepada SFC. Yang jelas, kami tak mau diremehkan di rumah sendiri,” ucap Kurnia Patmedi.