Follow Us:

RSS

We Are Sriwijaya FC

Launching
comeback
launchpad

Selasa, 21 Juni 2016

Sriwijaya FC 1-0 PSM Makassar

Sriwijaya FC merampungkan kemenangan ketiga mereka pada pekan ketujuh Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, dengan membekuk PSM Makassar, di Stadion Gelora Sriwijaya, Sabtu (18/6) malam.

Gol Alberto Goncalves di pengujung laga membuyarkan misi pelatih Robert Rene Albert untuk mencuri poin dari Palembang. Ini merupakan kekalahan kedua bagi pelatih asal Belanda itu sejak membesut Juku Eja.

Babak Pertama

PSM Makassar cukup kesulitan untuk mengimbangi permainan dari kubu tuan rumah, Sriwijaya FC. Tapi sesekali serangan mampu dilancarkan tim Ayam Jantan Dari Timur melalui aksi Basri Lohy dan Maldini Pali.

Walau bisa menguasai lini tengah, bukan berarti Sriwijaya bisa mudah menembus ke lini pertahanan dari PSM. Tipikal gelandang bertahan di lini tengah PSM yakni Rasyid Bakri dan Rizky Pellu cukup baik menjadi filter serangan.

Sriwijaya sempat mengancam lewat sepakan jarak jauh Eka Ramdani di menit 8', tapi masih melambung di atas gawang kawalan Dimas Galih. Pun dengan usaha dari bomber asal Brasil, Hilton Moreira, yang belum mampu menemui sasaran.

Hingga paruh pertama usai, kedua tim harus puas bermain imbang tanpa gol. Serangan Sriwijaya yang makin nampak pada pengujung paruh pertama belum mempan ke jantung pertahanan dari PSM.


Babak Kedua

Tuan rumah kembali memegang kendali permainan begitu babak kedua dimulai. Hilton terus jadi andalan lini serang dari Laskar Wong Kito. Tapi eks Persib Bandung itu tak mudah menaklukkan Dimas Galih, seperti usahanya di menit 57'.

Sadar mulai kesulitan di lini tengah, Rene Albert pun menambah porsi gelandang tengah dengan memasukkan Ridwan Tawainella pada menit 60' untuk menggantikan Maldini yang sudah mulai kehabisan daya gedor. Lima menit berselang, Ridwan dikartu kuning.

Widodo C Putro coba menguras tenaga pemain PSM dengan menambah pemain cepat di lini serang, Yohanis Nabar masuk gantikan Ridwan dan nampak jadi ancaman tersendiri bagi PSM. Meski gol masih sulit dihasilkan.

Firman Utina akhirnya masuk untuk menambah kreativitas serangan dari tuan rumah di menit 72' menggantikan Eka Ramdani. Hingga akhirnya Beto Goncalves -- yang sepanjang laga tak nampak perannya --- jadi jawaban dari gol yang dibutuhkan Sriwijaya pada menit 89'.

Beto yang luput dari kawalan bek asing Boman Aime tak menyia-nyiakan kesempatan ketika bola menghampiri dan meneruskan dengan eksekusi jarak dekat yang tak kuasa dibendung Dimas. Skor 1-0 itu pun tak berubah hingga laga usai.

Susunan Pemain

Sriwijaya: Teja Paku; Supardi, Fachruddin, Ngurah Wahyu, Zalnando; Ichsan Kurniawan, Yu Hyun-koo, Eka Ramdani; Ridwan, Hilton Moreira, Beto Goncalves.

PSM: Dimas Galih; Erik Setiawan, Boman Aime, Hendra Wijaya, Ardan Aras; Maldini Pali, Rasyid Bakri, Rizky Pellu, Basri Lohy; Muchlis Hadi, Ferdinand Sinaga.

Selasa, 14 Juni 2016

Persegres Gresik United 2–1 Sriwijaya FC

Sempat tertinggal lebih dulu, Persegres Gresik United akhirnya berhasil mendulang angka penuh usai memaksa Sriwijaya FC menelan kekalahan 2-1 di Stadion Petrokimia, Minggu (12/6) malam WIB, pada pekan keenam Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

Kemenangan membuat posisi Gresik United naik ke peringkat sembilan klasemen sementara usai mengumpulkan delapan poin. Sebaliknya, hasil itu membuat Sriwijaya FC menelan kekalahan pertama.

Babak pertama

Gresik United memeragakan permainan terbuka demi memburu gol cepat di laga ini. Sedangkan Sriwijaya FC lebih banyak menunggu di pertahanan sambil mencari celah melakukan serangan balik.

Namun selepas laga berjalan sepuluh menit, Sriwijaya FC mulai bermain terbuka, dan menghadirkan ancaman di menit ke-15. Alberto Goncalves memperdayai kiper Sandy Firmansyah dengan tendangan tumit membelakangi gawang, namun membentur tiang.

Pendukung Gresik United terbungkam di menit ke-21 ketika Hilton Moreira menjebol gawang Sandy. Gol bermula ketika tendangan M Ridwan ditepis Sandy, dan bola muntah disambar Hilton untuk membuka keunggulan Sriwijaya FC.

Pertandingan menjadi sengit kala Gresik United merespons gol tersebut. Namun gawang Laskar Joko Samudro nyaris kebobolan pada menit ke-35. Hilton melepaskan tendangan setelah melihat gawang kosong ditinggal Sandy. Beruntung sundulan FX Yanuar mampu menghalau bola yang mengarah ke gawang.

Kans diperoleh Gresik United menjelang babak pertama berakhir. Tapi Teja Paku Alam sambil terbang berhasil menepis tendangan bebas Oh In Kyun yang mengarah ke sudut kiri gawang. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak kedua

Gresik United yang tertinggal satu gol di babak pertama meningkatkan intensitas serangan mereka di paruh kedua. Sedangkan permainan Sriwijaya FC tidak mengalami perubahan signifikan.

Permainan agresif Gresik United membuahkan hasil ketika babak kedua berjalan tiga menit. Patrick da Silva sukses menyambar bola muntah hasil tendangan bebas Oh In Kyun yang ditinju Teja.

Gol tersebut membuat motivasi Gresik United makin meninggi. Hasilnya, tuan rumah sukses membalikkan keadaan di menit ke-61. Eduardo Maceil melepaskan umpan tarik yang disambar Patrick, sehingga memaksa Teja memungut bola dari jalanya untuk kali kedua.

Sriwijaya FC yang berbalik tertinggal langsung meningkatkan irama permainan. Tekanan bertubi-tubi dilancarkan tim tamu. Kans emas diperoleh M Ridwan ketika ia menerima umpan matang dari Beto di menit ke-70. Walau berdiri bebas, tendangan Ridwan menyamping di sisi kiri gawang Sandy.

Menjelang laga berakhir, Gresik United memilih mempertahankan keunggulan dengan permainan bertahan. Skema ini membuat Sriwijaya FC menemui kesulitan menembus lini pertahanan. Skor 2-1 untuk kemenangan Gresik United tidak mengalami perubahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Gresik United: Sandy Firmansyah; Daniel Junaedi (Kamri 79'), Riyandi Ramadhana, Romy Agustiawan, FX Yanuar (Rifqi 72'), Faris Ardiansyah, Oh Inkyun, Reza Mustofa (Eduardo 31'), Agus Indra Kurniawan, Ghozali Siregar, Patrick Da Silva.
Cadangan: Satria Tama; Muhammad Rifqi, Stevanus Bungaran, Yusuf Effendi, Muhamad Kamri, Hendri Satriadi, Eduardo Maceil.

Pelatih: Liestiadi

Sriwijaya FC: Teja Paku Alam; Zalnando, Mauricio Leal, Achmad Jufriyanto, Fachruddin Wahyudi, Supardi, Ichsan Kurniawan, Firman Utina (Yohanis 62'), Muhammad Ridwan (Mushafry 77'), Alberto Goncalves, Hilton Moreira (Airlangga 87').
Cadangan: Yogi Triana; AA Ngurah Wahyu, Wildansyah, Yoo Hyun Koo, Yohanis Nabar, Talaohu Abdul Mushafry, Airlangga Sucipto.

Pelatih: Widodo Cahyono Putro

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Laporkan Penyalahgunaan

Halaman

Mengenai Saya

Entri yang Diunggulkan

Sriwijaya FC Hadapi Pusamania di Semi Final PGK

Sriwijaya FC akhirnya harus puas sebagai runner up Grup B, dengan koleksi 6 poin dari tiga pertandingan. Setelah dilaga terakhir takluk...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *