Follow Us:

RSS

We Are Sriwijaya FC

Launching
comeback
launchpad

Jumat, 24 November 2017

Resmi, Vizcarra Bergabung dengan Sriwijaya FC

Mantan pemain Semen Padang, Esteban Vizcarra, resmi bergabung dengan Sriwijaya FC. Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers di kantor gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Jumat (24/11/2017) siang.

Melalui cuitan akun resmi Sriwijaya FC, Vizcarra dinyatakan sebagai pemain pertama yang resmi bergabung dengan Laskar Wong Kito. Dengan demikian, gosip yang beredar selama beberapa hari terakhir ini menjadi kenyataan setelah manajemen Sriwijaya FC enggan memberikan keterangan.

Vizcarra, yang tengah memperjuangkan proses naturalisasi, musim lalu memperkuat Arema FC. Lantaran kontraknya tidak diperpanjang, status sang playmaker bebas transfer sehingga dia memiliki kebebasan untuk memilih klub.

Dengan demikian, dalam satu hari ini Sriwijaya FC membuat dua pengumuman penting. Mereka juga telah memastikan bahwa Rahmad Darmawan menjadi pelatih baru untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2018.

Berdasarkan cuitan dalam akun resmi Twitter, Sriwijaya FC mengontrak RD dan Vizcarra selama dua tahun.

Esteban Viscarra dikontrak 2 Tahun

RESMI: RAHMAD DARMAWAN KEMBALI LATIH SRIWIJAYA FC

RD diharapkan bisa membawa Laskar Wong Kito juara Liga 1 musim depan.

Ke mana pelatih kawakan Rahmad Darmawan (RD) akan berlabuh akhirnya terjawab sudah. Adalah Sriwijaya FC (SFC) yang berhasil mendapatkan tanda tangan pelatih yang baru saja hengkang dari klub Malaysia, T-Team FC, itu.

RD pun diperkenalkan secara resmi oleh presiden klub SFC, Dodi Reza Alex, di Griya Agung, Palembang, Jumat (24/11).

"Bisa saya katakan hari ini dengan resmi, marilah kita sama-sama menyambut pelatih Sriwijaya FC musim 2018 yaitu saudara Rahmad Darmawan.," kata Dodi, dalam jumpa pers di hadapan wartawan dan suporter SFC.

RD sendiri memang memiliki kenangan manis bersama Laskar Wong Kito. Mengingat, dia pernah membawa klub asal Palembang itu menjuarai kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2007/08, serta tiga kali beruntun juara Piala Indonesia 2007/08, 2008/09, dan 2009/10.

"Ada banyak pengalaman manis yang kita torehkan bersama-sama beliau. Ada juga kenangan yang tidak manis, tapi dalam sepakbola itu adalah suatu hal yang wajar. Kami berharap musim depan, Sriwijaya FC ini kembali ke treknya, yaitu menjadi juara Liga di Indonesia," tambah Dodi.

Kamis, 23 November 2017

RD Dikabarkan Latih Sriwijaya FC dan Boyong Konate serta Zah Rahan

Sriwijaya FC melakukan persiapan serius demi menyambut kompetisi Liga 1 musim depan. Klub berjulukan Laskar Wong Kito itu dilaporkan sedang membidik sejumlah pemain top, termasuk pelatih.

Menurut sumber terpercaya yang tidak ingin disebutkan namanya, Sriwijaya FC tengah membidik mantan gelandang Persib Bandung, Makan Konate. Tak hanya itu, klub tersebut juga akan memboyong pelatih Rahmad Darmawan, yang pernah menorehkan tinta emas bersama mereka.

"Konate akan ke Sriwijaya FC, ikut sama Rahmad Darmawan (RD)," ujar sang sumber seperti dikutip BolaSport dari Tribun Jabar, Rabu (22/11/2017).

Masih menurut sumber yang sama, pertimbangan Makan Konate ikut Rahmad Darmawan adalah karena sudah tahu karakter pelatih asal Lampung itu. Baik Makan Konate maupun Rahmad Darmawan pernah bekerja sama di T-Team yang bermain di Liga Super Malaysia.

Sang sumber bahkan memastikan bahwa Rahmad Darmawan akan berlabuh di Sriwijaya FC.

"Tidak jadi ke Persib, tetapi ke Sriwijaya FC, tinggal tunggu diresmikan saja," katanya.

Sang sumber tidak mau membeberkan alasan Rahmad Darmawan batal menangani Persib. Padahal, pelatih yang pernah menangani Persipura Jayapura ini sempat santer diberitakan menjadi incarana utama Maung Bandung dan dia rela nilai kontraknya diturunkan demi menangani Persib.

Dia menambahkan bahwa selain Makan Konate, Rahmad Darmawan juga akan membawa Adam Alis serta Alfin Tuasalamony untuk bergabung dengan tim kebanggaan masyarakat Palembang itu. Bahkan dikabarkan, Zah Rahan berniat untuk kembali ke Sriwijaya FC dan bereuni dengan sang pelatih.

Rabu, 22 November 2017

Sriwijaya FC Lepas Hilton dan Pertahankan Beto

Sriwijaya FC mengakhiri kerja sama dengan Hilton Moreira. Striker asal Brasil tersebut sudah berpamitan dengan fans klub berjulukan Laskar Wong Kito ini.

Mantan pemain Persib Bandung ini mengungkapkan hal tersebut melalui akun IG Thon_Moreira_10.

"Saya resmi dilepas. Terima kasih kepada presiden tim, manager, pelatih, pemain hingga official tim, terutama fans saya" ucapnya, Selasa (21/11/2017).

Dia mengaku senang selama dua musim bersama Sriwijaya FC meskipun belum bisa membawa klub tersebut juara.

"Mohon maaf jika selama di Sriwijaya banyak kesalahan," ujarnya.

Meski dilepas, raja eksekusi tendangan bebas ini mendoakan Sriwijaya FC agar sukses pada masa mendatang dan bisa meraih gelar juara.

"Saya akan pulang ke Brasil lebih dulu bersama keluarga. Kemudian, bisa saja main di Indonesia lagi," tuturnya.

Sementara itu, kompatriot Hilton, Alberto "Beto"Goncalves, dipertahankan. Manajemen mengambil keputusan itu setelah melihat kontribusi sang pemain yang menjadi top scorer klub pada Liga 1 2017.

"Saya juga senang karena sebentar lagi akan jadi warga negara Indonesia. Kemarin surat pengantar dari Kedubes juga telah selesai,” ujar mantan striker Persipura Jayapura ini.

Selasa, 21 November 2017

Foto di Medsos Panaskan Kabar Esteban Vizcarra ke Sriwijaya FC

Palembang - Aktivitas Sriwijaya FCdi bursa transfer untuk musim 2018 masih terkesan adem. Belum ada pergerakan berarti, apalagi kesepakatan yang terjalin dengan satu pemain pun. Hanya rumor yang berseliweran. Salah satunya, soal Esteban Vizcarra.

Pemain serbabisa ini di Liga 1 2018 memperkuat Arema FC dan dikabarkan jadi buruan beberapa klub setelah kontraknya tak diperpanjang manajemen tim Singo Edan.

Rumor bergabungnya Esteban Vizcarra ke Laskar Wong Kito santer berembus setelah pemain yang saat ini dalam proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia ini menggugah foto bersama sahabatnya, Yu Hyun-koo, yang juga kapten tim Sriwijaya FC, di akun Instagram personalnya.

Dalam postingan tersebut,, Esteban memberikan caption 'Alex vs Sun Ho, Best Buddy' dan ditambahi dengan bendera Argentina, Indonesia, dan Korea Selatan.

Awalnya, postingan ini hanya dianggap sebagai bentuk persahabatan kedua pemain yang memang pernah lama bermain bersama di Semen Padang.

Namun, situasinya berubah ketika manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat, turut berkomentar dalam kolom postingan tersebut. "Bergabung kembali di Palembang, Bravo Sriwijaya, Luar Biasa", begitu tulis sang manajer.

Sontak hal ini memancing reaksi suporter Laskar Wong Kito. Mereka langsung menyerbu kolom komentar Instagram Esteban Viscarra. Hampir semuanya memberikan dukungan dan beberapa di antaranya bahkan sudah memberikan selamat bergabung kepada Esteban.

Setidaknya ada ratusan komentar setelah komentar Ucok Hidayat. Komentar itu didominasi suporter Sriwijaya FC.

Saat dikonfirmasi, Yu Hyun-Koo mengatakan foto tersebut bukan foto baru. "Itu saat kami berlibur bersama. Alex memang nama anak Esteban dan berteman baik dengan anak saya Sun Ho. Soal apakah kami akan bermain bersama, saya belum tahu karena saya pun masih menunggu pengumuman resmi dari SFC untuk musim depan," ungkapnya saat dihubungi Senin (20/11/2017).

Seandainya jadi bergabung, Esteban Vizcarra bakal menambah daftar pemain eks Semen Padang yang berseragam Sriwijaya FC. Sebelumnya, Airlangga Sucipto, Yu Hyun-koo dan Nur Iskandar sudah lebih dulu pindah ke Palembang.

Senin, 20 November 2017

Pengumuman Nama Pelatih Diundur, Ini 4 Nominasi Pelatih yang Tengah Digodok SFC

Meski beberapa nama pelatih sudah mulai dikait-kaitkan dengan Sriwijaya FC, termasuk nama Rahmad Darmawan dan Kashartadi, namun Presiden Klub SFC H Dodi Reza Alex masih menyimpan rapat siapa nahkoda Laskar Wong Kito musim 2018.

Dodi mengimbau agar media dan fans jangan berspekulasi tentang satu nama saja, tetapi ada beberapa nominasi mengingat, sebelum  pengumuman pekan depan atau tepatnya 24 November, semua bisa saja terjadi.

Karena perubahan dan pergerakan klub-klub dalam bursa transfer 2018 ini sangat cepat dan dinamnis. Semua bersaing dan memburu pelatih terbaik yang akan menukangi tim masing-masing.

"Semuanya akan diumumkan pada saatnya nanti pada tanggal 24 November. Bersamaan dengan rapat evaluasi jajaran pengurus dan manajemen," ujar Dodi disela-sela pembukaan Porprov, Sabtu (18/11).

Menurut dia, sejauh ini pihaknya belum mau menyebutkan nama secara khusus karena masih dalam tahap evaluasi.

Dia pun menolak menyebut satu nama saja, karena sejatinya SFC tengah menggodok beberapa nama yang muncaul sebagai nominasi.

Beberapa nama muncul seperti Rahmad Darmawan, Kashartadi, Nil Maizar, dan juga putra asli Sumsel Salahudin.

"Kita tidak mau menyebut nama (pelatih) secara spesifik tetapi semua tengah dievaluasi dan dipertimbangkan. Baik dari sisi prestasi dan apakah dia pernah berjasa untuk tim. Kami melihat ada pelatih yang sudah berprestasi bersama SFC seperti Kas Hartadi, Rahmad Darmawan, namun ada pelatih baru seperti Nil  Maizar dan juga putra asli Sumsel Salahudin," katanya.

Tetapi menurut Bupati Muba ini, pihaknya bersama jajaran tidak mau gembar-gembor, karena itu juga tidak baik untuk masyarakat dan juga pelatih yang bersaingkutan.

SFC kini fokus menggodok nama-nama pemain dan pelatih yang masuh terikat kontrak bersama SFC, dan juga beberapa pelatih baru yang tersebut di atas.

Dia meminta stop dulu isu tentang nama pelatih karena semuanya akan diumumkan pada 24 November nanti.
Kalau isu terus berkembang, nanti masyarakat menyangka SFC yang gembor-gembor.

"Nanti akan kita umumkan secara resmi siapa pelatih SFC pada 24 November."

"Sebelum tanggal itu bukan dari manajemen. karena sebelum tanggal 24 November itu, semua perubahan dalam transfer bisa saja terjadi," katanya.

Dengan hasil ini, maka pengumuman nama pemain dan pelatih kembali diundur, jika sebelumnya tanggal 20 November akan diumumkan, kini diundur pada 24 November.

Nilmaizar Nyaris Gabung Sriwijaya FC

Jakarta Nilmaizar nyaris menangani Sriwijaya FC untuk Liga 1 musim depan. Namun hal itu batal terlaksana karena perbedaan visi dan misi dengan pihak manajemen Laskar Wong Kito.

Nil menceritakan, beberapa waktu lalu, dia sempat menjalin pertemuan dengan manajemen Sriwijaya FC di Jakarta. Bahkan, dalam pertemuan tersebut, manajemen Laskar Wong Kito sependapat dengan visi serta misi yang dipaparkan mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

"Ada beberapa klub yang mengontak saya, termasuk Sriwijaya FC. Kami sudah melakukan negoisasi kontrak. Mereka menjanjikan waktu selama seminggu untuk mengambil keputusan, saya rasa itu sudah 90 persen," kata Nil saat dihubungi wartawan, Senin (20/11/2017).

Nilmaizar yang berpikir bakal melatih Laskar Wong Kito tak menerima tawaran dari klub lain. Dia memegang teguh pertemuannya dengan manajemen Sriwijaya FC.

"Bagi saya sudah komitmen dengan satu klub susah untuk menerim tawaran dari yang lain. Kalau belum ada keputusan tentang pertemuan yang saya lakukan dengan manajemen Sriwijaya FC," ucapnya.

Telan Pil Pahit

Seminggu berlalu, manajemen Laskar Wong Kito tak kunjung memberikan kabar kepada Nil. Pelatih asal Padang itu langsung menghubungi pihak Sriwijaya FC untuk meminta kepastian. Kenyataan pahit pun diterimanya.

"Akhirnya saya ambil inisiatif untuk mengontak manajemen Sriwijaya FC, kemudian mereka minta maaf karena sepertinya saya bukan jodoh Sriwijaya untuk menjadi pelatih. Sepertinya mereka sudah punya kandidat yang lain," ucap Nil mengakhiri.

Minggu, 19 November 2017

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris Pekan Ke 12

Hingga hari Minggu (19/11/2017) dini hari WIB, Liga Inggris telah memainkan delapan dari 10 pertandingan pada pekan ke-12.

Lima dari enam klub papan atas Liga Inggris berhasil meraih kemenangan pada pertandingan ke-12.

Hanya Tottenham Hotspur yang gagal menang di laga big match kontra Arsenal yang tak berhasil membawa poin pekan ini.

Selebihnya, Manchester United, Manchester City, Chelsea, dan Liverpool sukses meraih tiga poin pada pertandingan kali ini.

Pemuncak klasemen, Manchester City, berhasil menang atas Leicester City dengan skor 2-0 pada Sabtu (18/11/2017) WIB.

Skor yang sama didapatkan Arsenal saat berhasil memenangi laga kala menjamu Tottenham Hotspur di Emirates Stadium.

Liverpool tampil luar biasa saat berhasil meraih kemenangan pertama dari empat pertemuan terakhir kontra Southampton dengan skor 3-0.

Chelsea bahkan berhasil menang dengan banyak gol setelah menenggelamkan West Bromwich Albion di hadapan publiknya sendiri dengan skor 4-0.

Manchester United menutup hari pertama pekan ke-12 hingga Minggu (19/11/2017) dini hari WIB dengan kemenangan 4-1 atas Newcastle United.

Hasil ini membuat sedikit perubahan di klasemen enam besar sementara Liga Inggris musim 2017-2018.

Tottenham Hotspur harus tergeser satu peringkat dari Chelsea yang berhasil overtake posisi ketiga klasemen sementara.

Adapun Manchester United masih berupaya kejar Manchester City meski masih miliki gap poin sebesar delapan poin.

Berikut hasil lengkap pekan ke-12 Liga Inggris hingga Minggu (19/11/2017) dini hari WIB.

Arsenal FC 2-0 Tottenham Hotspur

AFC Bournemouth 4-0 Huddersfield Town

Burnley FC 2-0 Swansea City

Crystal Palace 2-2 Everton FC

Leicester City 0-2 Manchester City

Liverpool 3-0 Southampton

West Bromwich Albion 0-4 Chelsea

Manchester United 4-1 Newcastle United

Klasemen sementara Liga Inggris hingga pertandingan ke-12 pada Minggu (19/11/2017) dini hari WIB.
        

TimMNMSK  SGP  
1   12 11 1 0     +33 34    
2   12 8 2 2     +21 26    
3
12 8 1 3     +13 25    
4
12 7 2 3     +11 23    
5   12 6 4 2     +7 22    
6   12 7 1 4     +6 22    
7   12 6 4 2     +3 22    
8   11 4 3 4     +0 15    
9   11 4 3 4     -4 15    
10   12 4 3 5     -9 15    
11   12 4 2 6     -3 14    
12   12 3 4 5     -2 13    
13
12 4 1 7     -3 13    
14
12 3 4 5     -5 13    
15
11 3 3 5     -9 12    
16
12 3 3 6     -12 12    
17
12 2 4 6     -9 10    
18   11 2 3 6     -12 9    
19   12 2 2 8     -8 8    
20   12 1 2 9     -18 5  

Kamis, 09 November 2017

Aguero Sudah Siap Tinggalkan Manchester City

Manchester - Sergio Aguero sudah siap meninggalkan Manchester City. Dia akan melakukan hal itu setelah kontraknya dengan The Citizen, sebutan Manchester City, habis pada 31 Juni 2019.



Penyerang berusia 29 tahun itu sudah memutuskan masa depannya. Aguero ingin kembali ke klub profesional pertamanya, Independiente.

Aguero pernah memperkuat Independiente pada 2003 hingga 2006. Ketika itu, dia mampu mencetak 23 gol dari 56 penampilan bersama klub asal Argentina tersebut.

"Ide saya itu kembali ke Independiente saat kontrak saya habis bersama Manchester City pada 2019," kata Aguero, dikutip dari Sports Mole.

Tolak Real Madrid dan AC Milan

Keputusan Aguero sudah bulat. Bahkan, dia berani menolak pinangan dua klub kara Eropa, Real Madrid dan AC Milan untuk kembali ke klub pertamanya itu.

"Saya membaca (media), saya diincar AC Milan dan Real Madrid. Tapi bila demikian, mereka hanya merusak mimpi Independiente," ujarnya.

Tak hanya menolak Real Madrid dan AC Milan, Aguero juga tak mempedulikan tawaran perpanjangan kontrak dari Manchester City.

"Saya memiliki pilihan untuk memperpanjang kontrak setahun lagi di City. Itu memang menjadi prioritas, tapi hasrat saya kembali ke Independiente," ucap striker asal Argentina tersebut.

Ciptakan Rekor

Aguero datang ke Manchester City pada 2011. Ketika itu, manajemen The Citizen harus membayar mahar sebesar untuk 45 juta kepada Atletico Madrid.

Sejak membela Manchester City, Aguero telah menciptakan sejarah klub. Dia menjadi top scorer klub sepanjang masa dengan 179 gol dari 265 penampilan.

Lionel Messi, Cristiano Ronaldo

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mencetak gol di atas rata-rata pesepak bola lainnya selama beberapa tahun terakhir. Namun, anomali soal rasio gol antara kedua bintang itu terjadi sepanjang bergulinya La Liga musim 2017-2018.


Messi telah mendulang 12 gol dari total 69 percobaan bersama Barcelona. Torehan gol itu membuat sang pemain berpeluang meraih gelar El Pichichi karena menempati urutan teratas di klasemen sementara top scorer La Liga musim ini.

Akan tetapi, performa gemilang Messi tidak selaras dengan Ronaldo. Bomber Real Madrid itu telah melepaskan total 48 tembakan, tetapi hanya satu yang bolanya bisa menggetarkan gawang lawan.

Jumlah gol Ronaldo pun masih kalah jika dibandingkan torehan dua gelandang Real Madrid saat ini. Casemiro misalnya, yang berhasil mendulang dua gol dan Isco Alarcon dengan empat gol di La Liga.

Statistik Ronaldo dan Messi secara tidak langsung turut memengaruhi peringkat kedua tim di klasemen sementara La Liga saat ini. Barcelona menduduki peringkat pertama dengan torehan 31 poin, unggul delapan angka atas Real Madrid di urutan ketiga.

Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo berusaha menendang bola saat bertanding melawan Las Palmas pada lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid (5/11). Madrid menang telak 3-0 atas Las Palmas.

Ronaldo diketahui membuat 48 kesempatan mencetak gol di La Liga musim ini. Sang pemain lantas hanya mencatatkan rasio efektivitas di depan gawang sebesar 2,08 persen, mengingat hanya sekali mencatatkan nama di papan skor.

Bomber 32 tahun itu lantas menempati urutan ke-710 dalam daftar pesepak bola paling efektif menjebol gawang lawan di liga-liga Eropa saat ini. Ronaldo tak ayal menuai sejumlah kritik karena performa negatif tersebut.

Statistik berbeda justru ditunjukkan Messi. Bomber Argentina tersebut menorehkan tingkat efektivitas sebesar 17,39 persen karena telah mendulang 12 gol di La Liga.

Selain itu, Messi juga menjadi kandidat kuat peraih penghargaan sepatu emas Eropa musim ini. La Pulga menghuni peringkat keempat dalam daftar top scorer Eropa, terpaut dua gol dari bomber Lazio, Ciro Immobile, yang menghuni urutan pertama.

Namun, Messi bukanlah yang terbaik soal efektivitas di depan gawang lawan. Torehannya sepanjang musim ini masih kalah dari penyerang AS Monaco, Radamel Falcao.

Falcao yang telah mendulang 13 gol dari 26 percobaan menjadi pemain paling efektif seantero Eropa. Striker Kolombia itu mencatatkan rataan mengubah peluang menjadi gol sebesar 50 persen.

16 Peserta Putaran Final Piala Asia U-19 2018

Setelah bertanding dalam fase kualifikasi yang terbagi dalam 10 grup sejak 24 Oktober-8 November 2017, akhirnya diperoleh 16 negara yang lolos dan berhak tampil di putaran final Piala Asia U-19 2018.

Putaran final akan digelar di Indonesia pada 18 Oktober-4 November 2018. Praktis, Indonesia lolos secara otomotis kendati di kualifikasi hanya menempati urutan ketiga di Grup F.

Bahkan, sebenarnya tak ikut serta dalam fase kualifikasi juga tak jadi soal buat Timnas Indonesia U-19. Namun, dengan alasan ingin menambah jam terbang serta memberi pengalaman kepada pemain, PSSI tetap memberangkatkan Timnas U-19 pada kualifikasi Grup F yang berlangsung di Paju Korea Selatan.

Dari situs resmi AFC, sebanyak 16 tim yang lolos, minus Indonesia yang sudah menggenggam tiket ke putaran final, berasal dari 10 tim juara di masing-masing grup serta lima tim runner-up terbaik.

Tim yang lolos ke putaran final dengan status juara grup adalah Uni Emirat Arab (Grup A), Tajikistan (Grup B), Qatar (Grup C), Arab Saudi (Grup D), Yordania (Grup E), Korea Selatan (Grup F), China (Grup G), Vietnam (Grup H), Jepang (Grup I), dan Australia (Grup J).

Sementara untuk lima tim runner-up terbaik diraih Irak (Grup C), Thailand (Grup I), Korea Utara (Grup J), China Taipeh (Grup H), dan Malaysia (Grup F).

Secara khusus, kelegaan dirasakan Timnas Thailand U-19 yang sempat deg-degan karena nasib mereka ditentukan hingga partai terakhir dan melihat hasil di grup lain untuk memastikan bisa lolos.

Dari ke-16 kontestan Piala Asia U-19 2018, Korea Selatan, Jepang, dan Thailand menjadi tiga negara yang punya jam terbang tertinggi tampil di putaran final Piala Asia U-19.

Korea Selatan mencatatkan tampil dalam 37 edisi putaran final Piala Asia U-19, disusul Jepang dalam 36 edisi, dan Thailand dalam 32 edisi. Sementara Indonesia sejauh ini baru tampil dalam 16 edisi putaran final Piala Asia U-19.

Daftar Negara Peserta Piala Asia U-19 2018:

Indonesia (tuan rumah), Uni Emirat Arab (Grup A), Tajikistan (Grup B), Qatar (Grup C), Arab Saudi (Grup D), Yordania (Grup E), Korea Selatan (Grup F), China (Grup G), Vietnam (Grup H), Jepang (Grup I), dan Australia (Grup J), Irak (Grup C), Thailand (Grup I), Korea Utara (Grup J), China Taipeh (Grup H), dan Malaysia (Grup F)

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Laporkan Penyalahgunaan

Halaman

Mengenai Saya

Entri yang Diunggulkan

Sriwijaya FC Hadapi Pusamania di Semi Final PGK

Sriwijaya FC akhirnya harus puas sebagai runner up Grup B, dengan koleksi 6 poin dari tiga pertandingan. Setelah dilaga terakhir takluk...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *