Januari 2018

Selasa, 09 Januari 2018

Timnas Indonesia vs Islandia, Milla Intai Lawan dari Spanyol


Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, yang berada di Spanyol tidak melepaskan tanggung jawab menjelang laga uji tanding perdana Tim Merah Putih pada 2018.

Dari kampung halamannya, Milla mengintai kekuatan timnas Islandia yang akan dihadapi anak asuhnya pada Minggu (14/1).

Penerjemah Milla di Indonesia, Bayu Eka Sari Teguh, mengabarkan pelatih yang mulai menangani Timnas Indonesia pada 2017 telah mengobservasi timnas Islandia yang datang ke Indonesia dengan kekuatan lapis kedua.

"Coach Milla kembali ke Indonesia pada 10 Januari, belum ada agenda setibanya di Indonesia. Biasanya meeting kecil sama saya, rekapitulasi [Timnas Indonesia]. Coach sudah mulai kerja sejak pekan lalu," kata Bayu kepada CNNIndonesia.com, Senin (8/1).

"Coach intai tim Islandia dari Spanyol, saya juga bantu dia rekapitulasi pramusim anak-anak [Timnas Indonesia]. Saya sudah submit daftar pemain Islandia, asal klub, dan lain-lain. Scouting standar," katanya menambahkan.
Luis Milla memantau perkembangan timnas Islandia jelang uji tanding awal tahun.Luis Milla memantau perkembangan timnas Islandia jelang uji tanding awal tahun. (ANTARA FOTO/Lucky R)
Timnas Islandia dijadwalkan menjalani dua laga uji tanding melawan Indonesia Selection dan Timnas Indonesia pada 11 Januari dan 14 Januari mendatang. Mereka sudah tiba di Yogyakarta pada Minggu (7/1).

Bayu enggan mengungkap hasil pemantauan Milla terhadap timnas Islandia. Kendati begitu, Bayu mengatakan Milla akan melakukan yang terbaik untuk Timnas Indonesia.

"Kami fokus di tim kami, harapan anak-anak kondisi bagus pas lawan Islandia nanti. Kondisi pemain sendiri sekarang aman, semua sudah mulai pramusim. Bahkan sudah beberapa sudah sparring," ucap Bayu.

"Insyaallah kondisi [pemain Timnas Indonesia] prima saat kumpul nanti, doakan saja," ucapnya melanjutkan.

Milla bersama dua asistennya Miguel Gandia dan Eduardo Perez masih menjalani libur di Spanyol setelah menyelesaikan agenda turnamen Tsunami Cup akhir tahun lalu.

Daftar Lengkap Peserta Piala Presiden 2018


Sebanyak 20 klub bakal meramaikan Piala Presiden 2018 yang tinggal menyisakan satu pekan lagi sebelum mulai bergulir pada 16 Januari 2018. Perinciannya, 18 klub datang dari Liga 1 dan dua klub dari Liga 2.

Seluruh peserta akan terbagi ke dalam lima grup (masing-masing dihuni empat tim) dan bertanding menjadi yang terbaik. Laga puncak dijadwalkan digelar pada 17 Februari 2018.

Seperti diketahui, dalam dua penyelenggaraan sebelumnya, Piala Presiden berjalan sukses dan menyedot atensi banyak pencinta sepak bola nasional. Turnamen ini juga mendapat perhatian khusus dari Presiden RI, Joko Widodo.

Piala Presiden tak sekadar jadi ajang memanaskan mesin dalam momen pramusim melainkan sudah jadi gengsi tersendiri di mata klub-klub peserta. Alhasil, kontestan bersiap sedemikian rupa demi menyabet mahkota juara.

Sudah ada dua tim yang berhasil merebut prestasi dengan menjuarai Piala Presiden, yakni Persib Bandung yang keluar sebagai juara pada edisi 2015 dan Arema merebut makhota juara pada edisi 2017.

Menarik dinanti, apakah Arema bakal mempertahankan gelar juara atau Persib kembali memenangi gelar juara untuk kedua kalinya, atau bahkan muncul juara baru pada Piala Presiden 2018?

Patrich Wanggai Optimistis di Bawah Arahan RD


Striker asal Papua, Patrich Wanggai, sudah tiba di Palembang. Selain menjalani tes medis, mantan pemain Pusamania Borneo FC itu sudah melakukan serangkaian proses administrasi.

Wanggai mengatakan bahwa pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan (RD), telah menghubungi dirinya.

Adapun mengenai Persib, tim yang hampir saja dia bela, Wanggai mengatakan bahwa ada yang belum bisa dibicarakan saja.

"Coach RD juga menghubungi saya. Namun, kalau soal Persib Bandung, ada yang belum bisa saja bicarakan," ujar Patrich Wanggai kepada wartawan, Senin (8/1/2018).

Wanggai merasa optimistis kembali membela Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya), apalagi di bawah kepelatihan Rahmad Darmawan.

"Saya di Sriwijaya dulu dari 2014-2016. Saya terakhir di Sriwijaya waktu bermain di Piala Presiden," katanya.

Sebelumnya, RD ingin meminang Herman Dzumafo. Namun, dia beralih ke Patrcih Wanggai karena Dzumafo lebih fokus kepada keluarga dan memilih bergabung dengan Bhayangkara FC.

"Saya pernah dengar kabar itu, tetapi saya bersaing sehat saja," ujarnya.

Sementara itu, Rahmad Darmawan pun sudah melupakan Herman Dzumafo.

"Ya jika itu keputusannya, ini alternatif terakhir," katanya.

RD menambahkan akan menambah satu pemain lagi di lini belakang. Setelah itu, dia akan melakukan uji coba di Pulau Jawa sebelum Piala Presiden 2018 dimulai.

"Pada 11 Januari nanti, kami akan melakukan laga persahabatan melawan Cilegon United, sedangkan selanjutnya masih tentatif. Belum ada klub. Namun, pasti kami melakukan uji coba," ucap RD.